Selasa, 09 April 2019

Tahapan Mendidik Anak (47)


“INSPIRASI PAGI”
VOL 86
“TAHAPAN MENDIDIK ANAK”



Empat Puluh Tujuh : Memuji  Prestasi  Anak.

سَيَأْتِيْكُمْ أَقْوَامٌ يَطْلُبُوْنَ الْعِلْمَ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمْ فَقُوْلُوْا لَهُمْ)) : مَرْحَباً مَرْحَباً بِوَصِيَّةِ رَسُوْلِ اللهِ((
رواه ابن ماجة (247(

Artinya :  “Akan datang kepada kalian kaum yang menuntut ilmu; bila kalian mendapatinya, maka katakanlah kepada mereka selamat datang, selamat datang orang yang menjadi wasiat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam”. [HR Ibnu Majah no. 247].

KETERANGAN :
Rosulullah SAW mengajarkan kepada umatnya untuk menghormati anak anak penuntut ilmu. Tak terkecuali orang tua, sangat dituntut memuji dan mengapresiasi seberapapun hasil  sekolah anak. Dengan pujian ini maka anak akan termotivasi lagi untuk lebih giat belajar.  Oleh karena itu, dahulu, para ulama dan para pendidik berbicara kepada para anak anak penuntut ilmu dengan perkataan yang bagus, tawadhu`, mencintai mereka dan bermuamalah secara baik dengan mereka. 

Demikian juga dengan para pelajar, mereka mencintai para pendidik, senang bersama mereka, menghormati dan memuliakan guru-gurunya, serta mengambil faedah dari mereka sebaik-baiknya. Sehingga lantaran muamalah yang baik antara pendidik dengan murid, maka semua akan mendapatkan banyak manfaat dan kesuksesan. Sebagai permisalan, ketika anak pulang sekolah, dengan membawa lelah dan kantuknya, lalu disambut gembira oleh orangtuanya, maka   anak merasa dihargai, jerih payah sekolahnya merasa tidak sia sia. Selanjutnya tumbuh  semangat dalam diri anak untuk semangat belajar. 

Mari kita menjadi orangtua yang selalu menghargai anak. Dengan begitu anak secara otomatis akan mudah tergerakkan dalam berbagai kegiatan, tanpa harus adanya paksaan dari orangtua. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar