VOL 07
عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم:
))كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى
فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ
فِيهِمَا((
)قُلْ هُوَ اللَّهُ
أَحَدٌ (
وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ (
وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (
ثُمَّ يَمْسَح بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا
عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ
ثَلاَثَ مَرَّاتٍ
ARTI HADITS :
“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam
ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua
telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan :
“Qul huwallahu ahad’
(surat Al Ikhlash), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al Falaq) dan *Qul
a’udzu birobbin naas’ (surat An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua
telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari
kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak
tiga kali.”
[ HR. Bukhari
no. 5017 ].
PELAJARAN
:
Selama
tidur hakikatnya manusia itu mati. Dia tidak berdaya apapun. Jika
seandainya datang bahaya dari yang tampak maupun gahib maka ia tidak mampu
menangkalnya. Oleh karena ketidak berdayaan manusia ketika tidur, maka sepantasnya
menyerahkan perlindungan dan keamanan kepada Sang Maha Kuasa yang tidak pernah
ngantuk apalagi tidur, “Allah SWT”.
Sebelum
tidur, sempatkan diri kita untuk membaca tiga surat pendek ini. InsyaAllah
Allah melindungi. Jika belum terbiasa, mungkin awalnya berat. Rasa berat akan
sirna seiring dengan tekat dan kerutinan kita.
Bismillah, Semoga kita menjadi orang-orang yang istiqomah, dan
dijaga dari segala macam mara bahaya. Amiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar