“INSPIRASI PAGI”
VOL 17
“DZIKIR PAGI I”
أَصْبَحْنَا
وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ
وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ
شَيْءٍ قَدِيْرُ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا
بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا
بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ
بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ
Ash-bahnaa
wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa
syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi
as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika min
syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba’dahu. Robbi a’udzu bika minal
kasali wa su-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil
qobri.
Artinya
: “Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik
Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali
Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian.
Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu
kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari
kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung
kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku
berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di alam kubur.” (Dibaca
1 x)
PELAJARAN
:
Mari
membiasakan diri kita dan juga putra putri kita untuk melazimi
dzikir-dzikir pagidan petang. Dzikir-dzkir ini jika diamalkan secara istiqomah
maka benar benar akan membuahkan hasil sebagaimana yang dijanjikan dalam
hadits-haditsnya.
Faedah
membaca dzikir ini ialah :
Ø
Allah akan berikan segala kebaikan di
hari ini dan kebaikan di hari sesudahnya.
Ø
Allah juga akan berikan keselamatan
atau terhindar dari kejelekan di hari ini dan kejelekan dihari sesudahnya.
Ø
Akan terhindar dari rasa malas dalam
rangka mengerjakan kebaikan.
Ø
Akan terhindar dari kejelekan di masa
tua, maksudnya bila umur mencapai tua maka Allah akan menjaga dari kepikunan
dan berbagai madhorot lainnya.
Ø Allah akan menyelamatkan dari siksa kubur dan siksa neraka
yang merupakan siksa terberat di hari kiamat kelak. [HR.Muslim no. 2723, sohih
].
Semoga kita bisa istiqomah melazimi wirid ini.
Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar