“INSPIRASI PAGI”
VOL 34
“ISTIGHFAR DI USIA
SENJA”
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ مِنْ قَوْل:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ
إِلَيْهِ.
قَالَتْ , فَقُلْتُ :يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَاكَ تُكْثِرُ مِنْ قَوْلِ سُبْحَانَ
اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ!!! فَقَالَ :
خَبَّرَنِي رَبِّي
أَنِّي سَأَرَى عَلَامَةً فِي أُمَّتِي فَإِذَا رَأَيْتُهَا أَكْثَرْتُ مِنْ
قَوْلِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
فَقَدْ رَأَيْتُهَا { إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ } فَتْحُ مَكَّةَ {
وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا فَسَبِّحْ بِحَمْدِ
رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا {
رواه
مسلم
ARTI
HADITS :
Dari
Aisyah ra dia berkata, "Dahulu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam
memperbanyak perkataan :
“SUBHAANALLOOH
WABIHAMDIHI ASTAGHFIRULLAH WA ATUUBU ILAIHI”.
“Mahasuci
Allah dan dengan memujiNya, saya memohon ampunan kepada Allah dan saya
bertaubat kepadaNya'." Aisyah berkata, "Lalu aku berkata, 'Wahai
Rasulullah, saya melihatmu memperbanyak perkataan, 'Mahasuci Allah dan dengan
memujiNya, aku memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepadaNya'. Maka
beliau menjawab, Rabbku telah mengabarkan kepadaku bahwa aku akan suatu
tanda pada umatku, ketika aku melihatnya maka aku memperbanyak membaca,
'Mahasuci Allah dan dengan memujiNya, aku memohon ampun kepada Allah dan
bertaubat kepadaNya, maka sungguh aku telah melihatnya, yaitu (didalam surat An
Nasr) : (ketika pertolongan Allah datang dan pembukaanNya) yaitu
pembukaan (fath) Makkah, dan dan kamu telah melihat manusia masuk ke dalam
agama Allah secara berbondong-bondong, lalu bertasbihlah dengan memuji Rabbmu
dan memohon ampunlah, sesungguhnya Dia Maha Pemberi taubat”.
[
HR. Muslim, No.749 ].
PELAJARAN
:
Dalam
haditsnya dapat kita temukan lafadz Istighfar, yaitu :
سُبْحَانَ
اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Istighfar
macam ini banyak beliau Nabi saw baca ketika di usia tuanya menjelang
kewafatannya. Mari kita memperbanyak istighfar dengan lafadz ini. Terutama bagi
yang sudah usia sepuh, maka harus lebih giat lagi membaca istighfar ini.
Agar Allah senantiasa menjaga iman dihati, sehingga jika sewaktu waktu
ajal menjemput maka kondisi hati beriman dan jiwa bersih dari dosa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar