“INSPIRASI PAGI”
VOL 55
“TAHAPAN MENDIDIK
ANAK”
Ke
Enembelas : Beruntung Punya Anak Sholeh
Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
إِنَّ
اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَيَرْفَعُ الدَّرَجَةَ لِلْعَبْدِ الصَّالِحِ فِي
الْجَنَّةِ فَيَقُولُ يَا رَبِّ أَنَّى لِي هَذِهِ فَيَقُولُ بِاسْتِغْفَارِ
وَلَدِكَ لَكَ
Artinya : “Sesunguhnya Allah ta’ala akan mengangkat derajat seorang
hamba yang shalih di surga. Kemudian dia akan berkata, “Wahai Rabb-ku,
bagaimana hal ini bisa terjadi padaku?” Maka Allah menjawab, “Hal itu
dikarenakan do’a yang dipanjatkan anakmu agar kesalahanmu diampuni”. (HR.
Ahmad: 10618. Hasan).
KETERANGAN
:
Hadits
ini memberikan kabar gembira untuk orangtua yang berhasil mendidik anak anaknya
menjadi sholeh dan sholihah. Anak sholeh pasti akan senantiasa mengingat
kedua orangtuanya meski orangtuanya telah meninggal dunia.
Setiap
mengingat kedua orangtuanya yang telah wafat maka anak sholeh tak akan lupa
mengirimkan doa untuk orangtuanya. Lewat doa doa anak yang sholeh inilah
berangsur angsur Allah angkat derajat orangtua hingga pada puncak tertingginya
dihadapan Allah swt. Saking tingginya derajat, orang tua tersebut
terkejut dan bertanya kepada Allah akan sebab sebabnya. Maka Allah jawab bahwa
“sebab tingginya derajat mereka karena doa doa dari anak anaknya yang istiqomah
mendoakanya”.
Sebagai
orang tua, mari kita maksimalkan segala potensi demi tercapainya anak sholeh.
Karena tidak ada satu kesuksesanpun yang benar benar bisa dinikmati orang tua
kecuali menjadi sholehnya sang anak. Dengan perilaku dan akhlaqnya, anak
sholeh akan menyejukkan hati dan pandangan orangtuanya. Terlebih ketika
orangtua sudah meninggal dunia, maka anak sholeh akan mampu mengangkat derajat
orangtuanya lewat doa doa yang ia kirimkan untuk orang tuanya. Dan inilah
puncak kebahagiaan yang sesungguhnya.
Sebagai
seorang anak, mari kita hadiahkan yang terbaik untuk kedua orang tua kita
masing masing dengan hadiah yang sejati, yaitu berupa derajat yang tinggi di
surga lewat untaian doa doa kita. Mustahil anak menjadi sholeh jika
tidak mengenal agamanya, sebab didalam Islam diajarkan hak dan
kewajiban. Jika hak dan kewajiban telah anak fahami maka anak akan mengerti
pelakuan apa yang harus di lakukan kepada kedua orangtuanya. Oleh
karenanya mari kita bersama sama terus menerus mengarahkan anak untuk masuk ke
madrasah madrasah agar mereka faham akan agamanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar