Selasa, 05 Maret 2019

INSPIRASI PAGI Vol. 57 : TAHAPAN MENDIDIK ANAK (18)


“INSPIRASI PAGI”
VOL 57
“TAHAPAN MENDIDIK ANAK”



Ke delapanbelas : Masing – masing punya tanggung jawab

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ الْإِمَامُ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

Artinya : “Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Seorang imam adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggunjawabannya dan demikian juga seorang pria adalah seorang pemimpin bagi keluarganya dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya”. (HR. Bukhari: 2278).

KETERANGAN :

Setiap manusia adalah pemimpin. Paling tidak menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri.  Khusus kepada bapak tanggungjawabnya lebih berat. Dia harus mendidik istri dan sekian dari anak anaknya. Jika seorang bapak salah dalam mendidik maka Allah akan memintai pertanggungjawabannya. Jika seorang bapak beres dalam mendidik keluarga maka Allah muliakan dia di dunia hingga akhirat.

Sebagian orangtua mengeluhkan bahwa anaknya sudah diajari agama kenapa masih juga kurang ta'at. Maka jawabnya terus, dan terus  berjuang dengan bersabar untuk yang terbaik buat anak. Orangtua tidak boleh berputus asa untuk itu. 

Selanjutnya, perlu difahami bahwasanya, tugas orang tua itu hanya mengarahkan anak. Diarahkan untuk belajar agama dengan dimasukkan pondok pesantren, madrasah madrsah dan lain sebagainya. Soal hasil,  terserah Allah. Dengan begitu tanggungjawab orangtua telah selesai.

Abdullah bin Umar radhiallahu ‘anhuma berkata :

أدب ابنك فإنك مسؤول عنه ما ذا أدبته وما ذا علمته وهو مسؤول عن برك وطواعيته لك

Artinya : “Didiklah anakmu, karena sesungguhnya engkau akan dimintai pertanggungjawaban mengenai pendidikan dan pengajaran yang telah engkau berikan kepadanya. Dan dia juga akan ditanya mengenai kebaikan dirimu kepadanya serta ketaatannya kepada dirimu”. (Tuhfah al Maudud hal. 123).

Terus bersemangat dalam membina dan mencetak anak yang sholeh. Semoga Allah memudahkan. Amiin. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar