“INSPIRASI PAGI”
VOL 67
“TAHAPAN MENDIDIK
ANAK”
Duapuluh
Tujuh Delapan : Mengajari Rendah Diri Dan Tidak Angkuh.
Firman
Allah SWT:
وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ
مَرَحًا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ (18(
Artinya
: “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena
sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya
Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri”. (Q.S:
Luqman:18).
KETERANGAN
:
Luqman
menasehati anaknya agar menjahui sifat angkuh dan sombong. Sebab Sifat angkuh
dan sombong ini telah mencelakakan banyak makhluk ciptaan Allah SWT, mulai dari
peristiwa terusirnya Iblis dari surga hingga ditenggelamkannya qarun ke dalam
bumi, serta banyak lagi kisah-kisah para ummat sebelum kita yang di adzab
karena kesombongannya. Tuntutan untuk orangtua ialah agar mendidik anaknya
dengan sifat sifat terpuji. Karena hanya dengan akhlaq dan sifat terpuji inilah
anak dikatakan mencapai pada kesuksesan yang sejati.
Harta,
tahta, kepinteran tidak akan berarti di hadapan masyarakat jika diiringi dengan
kesombongan_. Sebaliknya meskipun anak seorang manusia yang biasa biasa saja,
namun jika dia memiliki budi pekerti yang baik, ramah, santun dan tidak angkuh
maka anak akan dihormati dan dimuliakan masyarakat sekitarnya. Semoga kita
sebagai orang tua mampu menjadi orang tua yang peduli dan piawai dalam mendidik
anak, sebagaimana yang dicontohkan oleh pribadi Luqman al Hakim dalam ayat
diatas .
Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar