“INSPIRASI PAGI”
VOL 66
“TAHAPAN MENDIDIK
ANAK”
Duapuluh
Tujuh : Mengajari Anak Untuk Bersosial dan Bersabar.
Allah
SWT berfirman:
يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ
عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ
الْأُمُورِ
Artinya
: Luqman berkata : “Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah
(manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang
mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang
demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)”. (Q.S:
Luqman:17).
KETERANGAN
:
Ayat
ini berisikan pesan Luqman Al Hakim kepada anaknya. Setelah memperkenalkan
sang anak dengan Rabbnya, Luqman mengajari bagaimana dia berkomunikasi dengan
Rabbnya, yaitu mendirikan shalat Lima waktu. Luqman juga tidak luput mendidiknya
dalam amar ma’ruf dan nahi munkar. Maksudnya anak diajari untuk bersosial ke
masyarakat. Diajari berani menegur sapa dan berkomunikasi dengan
masyarakat. Sehingga anak hidup dengan lingkungan sosial yang baik, tidak hanya
beku di rumah saja.
Sudah
sepantasnya kita sebagai orang tua mengajarkan kesabaran kepada anak, karena
hidup ini penuh dengan lika liku. Oleh karena itu sangat tepat apa yang
dinasihatkan Luqman kepada anaknya agar bersabar terhadap hal-hal yang menimpa
dirinya sebagai konsekuensi dari keimanan dan pembuktiannya, khususnya dalam
hal amar ma’ruf dan nahi munkar.
Nasihat
ini memang sangat penting agar seorang anak tidak mudah putus asa dalam
menjalani hidup yang penuh dengan cobaan lalu menghalalkan segala cara untuk
memperoleh apa yang diinginkan.
Disamping
itu, sabar juga menjadi salah satu kunci utama dalam mencapai keberhasilan,
Allah berfirman :
يَا
أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ إِنَّ اللَّهَ
مَعَ الصَّابِرِينَ (153(
Artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat
sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”. (QS
Al Baqarah:153).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar