“INSPIRASI PAGI”
VOL 47
“TAHAPAN MENDIDIK
ANAK”
Ke
Delapan : Mengenalkan Islam
عَنْ
هُرَيْرَةَ رَضِي اللَّه عَنْه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :مَا مِنْ مَوْلُودٍ إِلا يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ
يُهَوِّدَانِهِ وَيُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ كَمَا تُنْتَجُ الْبَهِيمَةُ
بَهِيمَةً جَمْعَاءَ هَلْ تُحِسُّونَ فِيهَا مِنْ جَدْعَاءَ ثُمَّ يَقُولُ أَبُو
هُرَيْرَةَ رَضِي اللَّه عَنْه (فِطْرَةَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ
عَلَيْهَا لا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ (أخرجه
البخاري في كتاب الجنائز(
Artinya
: Dari (Abu) Hurairah ra. Dia berkata: Rasulullah SAW bersabda :
“Tidak ada seorang anakpun kecuali ia dilahirkan menurut “fitrah”. Kedua
orang tuanyalah yang akan menjadikan ia yahudi, nasrani, dan majusi ”. (HR
al-bukhari dalam kitab jenazah).
PELAJARAN
:
Merupakan
tanggungjawab pokok orang tua ialah memahamkan anak terhadap agama Islam yang dipeluk.
Jangan sampai keislaman anak kita hanya sebatas status, tidak mengerti
syariat, hakikat dan tujuan beragama Islam. Kata “fitrah” dalam
hadits disini menjadi titik permasalahan. Menurut jumhur ulama’, terdapat
“tiga pemahaman arti fitrah” yaitu:
1. Fitrah adalah suatu keadaan dimana ia terlepas dari dosa-dosa
2. Fitrah adalah sebagai tabi’at dasar manusia yang sudah tertanam
sejak lahir
3.
Konsep ketuhanan yang sudah
ditanamkan dari sejak zaman sebelum dilahirkan.
Kondisi
anak seperti kertas putih polos. Dengan kertas ini maka terserah mau ditulisi
atau digambari apa saja yang dikehendaki penulis. Demikian halnya dengan
anak, warna dan isi hati di fikiran anak tergantung orang tuanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar