“INSPIRASI PAGI”
VOL 50
“TAHAPAN MENDIDIK
ANAK”
Ke
Sebelas : SABAR MENDIDIK ANAK PEREMPUAN
Hadits
mendidik anak perempuan diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahuanha, ia berkata
:
جَاءَتْنِى
امْرَأَةٌ وَمَعَهَا ابْنَتَانِ لَهَا فَسَأَلَتْنِى فَلَمْ تَجِدْ عِنْدِى
شَيْئًا غَيْرَ تَمْرَةٍ وَاحِدَةٍ فَأَعْطَيْتُهَا إِيَّاهَا فَأَخَذَتْهَا
فَقَسَمَتْهَا بَيْنَ ابْنَتَيْهَا وَلَمْ تَأْكُلْ مِنْهَا شَيْئًا ثُمَّ قَامَتْ
فَخَرَجَتْ وَابْنَتَاهَا فَدَخَلَ عَلَىَّ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم-
فَحَدَّثْتُهُ حَدِيثَهَا فَقَالَ النَّبِىُّ-صلى الله عليه وسلم: مَنِ ابْتُلِىَ
مِنَ الْبَنَاتِ بِشَىْءٍ فَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنَ
النَّارِ
Artinya
: Ada seorang wanita yang datang menemuiku dengan membawa 2
anak perempuannya. Dia meminta-minta kepadaku, namun aku tidak mempunyai apapun
kecuali satu buah kurma. Kemudian aku berikan sebuah kurma tersebut padanya.
Wanita tersebut menerima kurmanya dan membaginya menjadi dua untuk diberikan
kepada kedua anaknya, sementara dia sendiri tidak ikut memakannya. Lalu wanita
itu bangkit dan keluar bersama anaknya. Setelah itu Nabi shalallahualaihi
wasallam datang dan aku ceritakan peristiwa tadi kepada beliau, maka Nabi
shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang diuji dengan
anak-anak perempuan, kemudian dia berbuat baik kepada mereka, maka anak-anak perempuan
tersebut akan menjadi penghalang dari siksa api neraka". (H.R
Muslim 2629).
KETERANGAN
:
Hadits
ini memberikan pelajaran untuk orang tua supaya berbuat adil kepada anak
anaknya, terutama kepada anak perempuan, sebab anak perempuan mempunyai sensitifitas
perasaan yang tinggi, sehingga bagi orang tua dituntut untuk terus berbuat
seadil adilnya dimata mereka.
Hadits
ini juga memberikan pelajaran bagi orang tua untuk senantiasa berbuat kasih
sayang dan “itsaar” kepada anak. Itsar ialah mementingkan kebutuhan anak
anaknya dibandingkan kebutuhan diri sendiri. Dan begitulah memang rata
rata sifat orang tua kepada anak.
Mendidik
dan membesarkan anak perempuan lebih ekstra sabar dibandingkan dengan mendidik
anak laki laki. Oleh karenanya jaminan pahala besar berupa surga Allah
diperuntukkan untuk orangtuanya. Sebagai orang tua, teruslah berjuang mendidik
dan membesarkan anak. Suasana senang dan bahagia dalam mendidik anak adalah
sebuah konsekuensi menjadi orang tua. Oleh karenanya yakinlah pasti perjuangan
itu akan menghasilkan buah yang amat menyenangkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar