“INSPIRASI PAGI”
VOL 51
“TAHAPAN MENDIDIK
ANAK”
Ke Duabelas : DUSTA YANG DI ANGGAP BIASA
قال
النبي صلى الله عليه وسلم) : مَنْ قاَلَ لِصَبِيِّ: تَعَالْ هَاكَ: .. ثُمَّ لَمْ يُعْطِهِ
شَيْئًا فَهِيَ كَذِبَةٌ.(
Artinya
: “Barangsiapa yang berkata kepada anak kecil
"kemarilah" ambilah ini akan tetapi dia tidak memberikannya, maka
sungguh perbuatan itu termasuk dusta". (HR. Ahmad).
KETERANGAN
:
Sering
kali kita melihat orang dewasa yang mencari perhatian dari anak kecil dengan
menipu. Dalam prakteknya, orang dewasa memberi iming iming dengan sesuatu
yang menarik perhatian anak kecil,ketika si anak sudah meresponya, ternyata
iming iming itu hanya tipuan belaka. Mungkin diantara kita ada yang
menganggapnya kebiasaan yang lumrah dan biasa, toh hanya bergurau. Akan tetapi
dari sisi dunia pendidikan anak, praktek seperti ini tidak tepat. Sebab, secara
tidak langsung akan terekam di pikiran anak bahwa perbuatan menipu itu tidak
apa apa, buktinya orangtuanya juga menipu. Jika ini yang terjadi maka
berbahaya bagi perkembangan anak.
Perlu
dimengerti bahwa usia anak anak dalam perkembangannya mempunyai kebiasaan
meniru orang yang ada disekelingnya, terutama keluarga terdekatnya. Oleh
karenanya jadilah orang tua yang selalu memberikan teladan baik kepada anak,
agar apa yang dicontoh oleh anak dari orang tuanya juga yang baik baik.
Mari
kita biasakan anak anak kita dengan pendidikan kejujuran. InsyaAllah anak akan
tumbuh berkembang dengan membawa bekal kejujuran juga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar