“INSPIRASI PAGI”
VOL 52
“TAHAPAN MENDIDIK
ANAK”
Ke
Tigabelas : MENJADI TELADAN BAIK BAGI ANAK
Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
مَنْ
سَنَّ فِى الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ
بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَىْءٌ وَمَنْ سَنَّ
فِى الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ
بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَىْء
Artinya
: “Barang siapa yang mencontohkan perbuatan baik dalam Islam,
maka dia akan mendapatkan pahalanya dan pahala orang-orang yang ikut
melakukannya setelahnya tanpa dikurangi sedikit pun pahala mereka. Dan barang
siapa yang mencontohkan perbuatan yang buruk dalam Islam, maka dia akan memikul
dosanya dan dosa orang-orang yang ikut mengerjakannya setelahnya tanpa
dikurangi sedikit pun dari dosa mereka”. (HR. Muslim).
KETERANGAN
:
Tak
dipungkiri bahwa sifat dan karakter anak banyak terwarnai dari perilaku orang
tua yang disaksikan oleh anak dari sejak usia balita hingga dewasa. Jika
perilaku yang baik yang ditiru anaknya, dan anak tumbuh dengan kebaikan
tersebut, maka secara tidak sadar orang tua mendapatkan pahala dari perbuatan
si anak tanpa mengurangi pahala dia sendiri.
Tetapi
sebaliknya, jika perilaku yang buruk atau dosa yang ditiru oleh anak, maka
orang tua tanpa dia sadari mendapatkan bagian dosa dari perbuatan buruk yang
dilakukan oleh anaknya. Maka, harus ekstra penuh kewaspadaan bagi orang
tua dalam hidup mendampingi anak anaknya. Orang tua adalah orang yang sangat
dekat kehidupannya dengan anak. Maka sangat wajar jika karakter anak terwarnai
oleh orangtuanya. Selalu tampilkan yang baik baik dihadapan anak,
sembunyikan dari anak jika ada yang tidak pantas untuk di lihat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar