Selasa, 05 Maret 2019

INSPIRASI PAGI Vol. 60 : TAHAPAN MENDIDIK ANAK (21)


“INSPIRASI PAGI”
VOL 60
“TAHAPAN MENDIDIK ANAK”



Ke duasatuh : Arah Pendidikan Anak

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم) : كُنْ عَالِمًا اَوْ مُتَعَلِّمًا اَوْ مُسْتَمِعًا اَوْ مُحِبًا وَلَا تَكُنْ خَامِسًا فَتُهْلِكَ  (رَوَاهُ الْبَيْهَقِ

Artinya : Telah bersabda Rasulullah SAW : “Jadilah engkau orang yang berilmu (pandai) atau orang yang belajar, atau orang yang mendengarkan ilmu atau yang mencintai ilmu. Dan janganlah engkau menjadi orang yang kelima maka kamu akan celaka”. (H.R Baihaqi).

KETERANGAN :

Sebagai orangtua harus mempunyai visi dan misi yang jelas akan arah pendidikan anak anaknya. Dengan begitu langkah langkah dalam mendidik akan mudah untuk di terapkan. 
Dalam hadits ini Rasulullah saw mengelompokkan generasi muda dalam lima kelompok :
1.    'Alim (orang yang berilmu).
2.    Muta'aliman (penuntut ilmu).
3.    Mustami'an (pendengar ilmu).
4.    Muhibban (orang yang cinta ilmu dan orang yang berilmu).

Tidak menjadi salah satu dari keempat itu.  Begitulah seharusnya kita ini, untuk menjadi salah satu dari empat itu. Syukur berusaha untuk menjadi 'almi, jika kita tidak mampu meraih level 'alim maka kita usahakan anak anak kita menduduki level ini. Semoga Allah permudah langkah kita, amiin.

Ke empat kelompok tersebut adalah orang orang yang beruntung. Namun kelompok yang ke lima adalah kelompok yang sengsara.  Intinya orang yang beruntung ialah orang yang berkecimpung dalam ilmu. 

Sebab dengan ilmu mengantarkan kepada perbaikan diri sehingga menjadi manusia mulia dunia dan akhirat.  Ilmu agama adalah pondasi utama dalam kemuliaan hidup, maka harus menjadi “prioritas utama” untuk dipelajari. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar