Rabu, 06 Maret 2019

INSPIRASI PAGI Vol. 61 : TAHAPAN MENDIDIK ANAK (22)


“INSPIRASI PAGI”
VOL 61
“TAHAPAN MENDIDIK ANAK”



Ke duapuluh dua : Mendidik Dengan Kesabaran


وعن ابن عباس رضي الله عنهما قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم لأشج عبد القيس:
)) إن فيك خصلتين يحبهما الله : الحلم والأناة ((
رواه مسلم

Artinya : Dari Ibnu Abbas RA berkata, Rasulallah Saw bersabda kepada ‘Abdul Qais yang  terluka : “sesungguhnya didalam dirimu ada dua sifat yang disukai oleh Allah yaitu: santun dan sabar”.  (HR Muslim).

KETERANGAN : 

Santun, lembut, arif dan sabar adalah sifat yang harus ada didalam diri seorang pendidik. Dari keempat sifat tersebut, apabila ada yang hilang salah satu maka tidak akan seimbang. Contohnya kalau tidak ada sifat sabar dari seorang pendidik maka tidak akan disukai anak didik dan akan hancur proses pendidikan tersebut.  Sifat santun dan sabar memang disukai oleh Allah swt, maka dari itu kita sebagai orang tua harus memiliki sikap seperti itu. Memang sifat seperti itu telah ada di dalam diri manusia, namun tergantung kepada kita bagaimana memanfaatkan dan menggunakan sifat itu.

Dengan sifat santun, diharapkan kita dapat berlaku sopan santun kepada siapa saja baik itu orang yang lebih tua dari kita, orang yang lebih muda, dan orang yang sebaya dengan kita. Sedangkan dengan sifat sabar, diharapkan kita dapat sabar dalam menghadapi apapun, baik itu berupa cobaan, maupun kenikmatan. Karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang memiliki sifat santun dan sabar.

Dalam dunia pendidikan tidak sepantasnya ada kesombongan baik guru maupun peserta didik. Apalagi seorang guru yang menjadi faktor sentral dalam pendidikan, dan seorang guru adalah sebuah contoh bagi peserta didiknya. Guru bagaikan malaikat yang memberikan motivasi ketika peserta didiknya mulai malas dan sebagai pembawa solusi ketika peserta didiknya ada masalah. Dalam istilah orang jawa “ digugu lan ditiru”.

Kalau gurunya mempunyai akhlak yang jelek. Bagaimana dengan muridnya? Mungkin akan lebih parah. Masalah inilah  yang hendaknya kita waspadai. Mari didalam mendidik anak anak, kita kedepankan kelembutan dan kesabaran, dengan begitu insyallah Allah akan memberikan keberhasilan didalam mendidik anak anak kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar