“INSPIRASI PAGI”
VOL 61
“TAHAPAN MENDIDIK
ANAK”
Ke duapuluh dua : Mendidik Dengan Kesabaran
وعن
ابن عباس رضي الله عنهما قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم لأشج عبد القيس:
)) إن فيك خصلتين يحبهما الله : الحلم والأناة
((
رواه مسلم
Artinya : Dari Ibnu Abbas RA berkata, Rasulallah Saw bersabda kepada
‘Abdul Qais yang terluka : “sesungguhnya didalam dirimu ada dua sifat
yang disukai oleh Allah yaitu: santun dan sabar”. (HR Muslim).
KETERANGAN
:
Santun,
lembut, arif dan sabar adalah sifat yang harus ada didalam diri seorang
pendidik. Dari keempat sifat tersebut, apabila ada yang hilang salah satu maka
tidak akan seimbang. Contohnya kalau tidak ada sifat sabar dari seorang
pendidik maka tidak akan disukai anak didik dan akan hancur proses pendidikan
tersebut. Sifat santun dan sabar memang disukai oleh Allah swt, maka dari
itu kita sebagai orang tua harus memiliki sikap seperti itu. Memang sifat
seperti itu telah ada di dalam diri manusia, namun tergantung kepada kita
bagaimana memanfaatkan dan menggunakan sifat itu.
Dengan
sifat santun, diharapkan kita dapat berlaku sopan santun kepada siapa saja baik
itu orang yang lebih tua dari kita, orang yang lebih muda, dan orang yang
sebaya dengan kita. Sedangkan dengan sifat sabar, diharapkan kita dapat sabar
dalam menghadapi apapun, baik itu berupa cobaan, maupun kenikmatan. Karena
sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang memiliki sifat santun dan sabar.
Dalam
dunia pendidikan tidak sepantasnya ada kesombongan baik guru maupun peserta
didik. Apalagi seorang guru yang menjadi faktor sentral dalam pendidikan, dan
seorang guru adalah sebuah contoh bagi peserta didiknya. Guru bagaikan malaikat
yang memberikan motivasi ketika peserta didiknya mulai malas dan sebagai
pembawa solusi ketika peserta didiknya ada masalah. Dalam istilah orang jawa “
digugu lan ditiru”.
Kalau
gurunya mempunyai akhlak yang jelek. Bagaimana dengan muridnya? Mungkin akan
lebih parah. Masalah inilah yang hendaknya kita waspadai. Mari didalam
mendidik anak anak, kita kedepankan kelembutan dan kesabaran, dengan begitu
insyallah Allah akan memberikan keberhasilan didalam mendidik anak anak kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar