“INSPIRASI PAGI”
VOL 64
“TAHAPAN MENDIDIK
ANAK”
Ke
duapuluh lima : Memisah Tempat Tidur.
Rosulullah
shollallahu 'alaihi wa salam bersabda :
وَفَرِّقُوا
بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ
Artinya
: “(jika sudah usia 10 tahun) maka pisahkanlah
tempat tidur mereka”. [HR. Ahmad, Abu Dawud, Al-Hakim ,
Al-Baihaqi, Sohih].
KETERANGAN
:
Sangat
jelas perintah dalam hadis ini. Kita hendaknya memisahkan tidur anak dari
orangtua begitu usianya menginjak 10 tahun. Seorang anak perempuan hendaknya
tidur terpisah dari saudaranya yang laki-laki. Ia pun tidak lagi boleh tidur
bersama dengan orang dewasa laki-laki, sekalipun itu mahrom sendiri. Begitu
juga, seorang anak perempuan tidak boleh lagi tidur dalam satu selimut dengan
anak perempuan. Seorang anak laki-laki juga tidak boleh tidur dalam satu sarung
dengan sesama laki-laki, meskipun itu kakak atau adiknya sendiri.
Pada
masa ini, bayangan seksual mulai mengganggu pikiran anak, bahkan dapat
berpengaruh sangat kuat jika anak tidak memiliki kebiasaan pendidikan
sexsual yang baik. Tumbuh dorongan dalam diri mereka untuk menyukai lawan jenis
serta mengalami kemesraan dengannya. Di saat yang sama, lantaran dorongan untuk
mengalami kemesraan tersebut, ada jurang yang dapat menggelincirkan mereka ke
dalam penyimpangan sehingga mereka menyukai sesama jenis. Itulah sebabnya,
mereka tidak diperkenankan tidur dalam satu sarung dengan sesama jenis.
Inilah
petunjuk yang benar. Sesungguhnya sebaik-baik petunjuk adalah apa yang
telah dituntunkan oleh Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam. Melanggar
ketentuan Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam maka akan berakibat fatal.
Sebagai orang tua, mari kita benar benar waspada akan pertumbuhan anak kita,
agar anak anak kita tumbuh dengan normalnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar