“INSPIRASI PAGI”
VOL 69
“TAHAPAN MENDIDIK
ANAK”
Ke
Tiga Puluh : Mendidik Agar Berbakti Kepada Kedua Orang Tua.
Inilah
gambaran inspiratif dari luqman yang menasehati anaknya agar berbakti kepada
orang tuanya. Sebagaimana tertuang dalam Al qur’an :
وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ
وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ
إِلَيَّ الْمَصِيرُ (14(
Artinya
: “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua
orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang
bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun ,bersyukurlah kepada-Ku dan
kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu”. (Q.S:
Luqman:14).
KETERANGAN
:
Nasihat
kepada anak untuk berbakti kepada orang tua sering diulang di dalam al-Qur’an
al-Karim dan pesan-pesan Rasulullah saw. Sedangkan nasihat kepada orangtua
untuk berbuat baik kepada anak itu sangat sedikit. Yang demikian dikarenakan fitrah
orangtua sudah pasti mengayomi dan menyayangi_ anaknya. Ayat ini memberi
gambaran tentang pengorbanan sang ibu yang luar biasa, ketika mengandung hingga
menyusui sang buah hati dengan kasih sayang sangat besar, sangat dalam,
hangat, dan sangat lembut. Seorang anak tidak mampu mengganti
apa yang telah dikorbankan orangtua, meskipun ia memberikan seluruh usianya
untuk keduanya.
Al-Hafizh
Abu Bakar al-Bazzar dalam Musnad-nya meriwayatkan,bahwa ada seorang laki-laki
thawaf sambil )menggendong ibunya. Lalu ia bertanya kepada Nabi saw: “Apakah
laki-laki itu telah membayar hak ibunya?”. Beliau menjawab “Tidak”, meskipun
untuk satu keluhan nafas yang panjang.” Demikianlah, meskipun begitu berat
pengorbanan kita namun kita tidak dapat membayar pengorbanan Sang ibu walau
untuk satu keluhan nafas yang panjang, baik saat kehamilan atau dalam
persalinan.
Tentang
kepayahan orang tua di dalam membesarkan anak harus difahamkan kepada anak,
agar anak menyadarinya dan akhirnya semakin cinta dan semakin berbakti kepada
orang tuanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar