Selasa, 26 Maret 2019

Tahapan Mendidik Anak (40)


“INSPIRASI PAGI”
VOL 79
“TAHAPAN MENDIDIK ANAK”


Ke Empat puluh : Doa Orangtua Yang  Mustajab.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda : 

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

Artinya : “Ada tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar) dan doa orang yang terzalimi”. (HR. Abu Daud no. 1536, Ibnu Majah no. 3862 dan Tirmidzi no. 1905, hadits ini hasan)

KETERANGAN :

Ada tiga doa yang mustajab (didengar dan diijabai oleh Allah). Tiga doa itu ialah :

1.    Doa orang tua untuk anaknya
2.    Doa musafir(orang yang sedang bepergian jauh) 
3.    Doa orang terdholimi. 

Begitu strategisnya posisi doa orangtua dihadapan Allah, maka sebagai orangtua hendaknya berupaya mendoa dengan doa doa baik untuk anaknya, hindari kalimat kalimat celaan kepada anak, karena kita tidak mengerti dari sekian banyak kalmat, mana yang sekiranya mustajab di hadapan Allah.  Oleh karenanya jangan sampai orang tua melupakan doa baik pada anaknya, walau mungkin saat ini anak tersebut masih sulit diatur.  “Hidayah dan taufik di tangan Allah” Siapa tahu ke depannya, ia menjadi anak yang shalih dan manfaat untuk orang tua berkat doa yang tidak pernah putus-putusnya.

Orang tua adalah sosok kramat bagi anak. “Hendaknya pula seorang anak selalu meminta doa restu kepada orangtua” untuk kesejahteraannya dunia hingga akhirat.  “Buatlah senang hati” orangtua, agar doa doa yang terlontar dari lisannya adalah kalimat kalimat baik. “Jangan sampai menyakiti hati orangtua”, bisa bisa orang tua salah berucap sehingga kesengsaraan  menghantui sang anak. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar