“INSPIRASI PAGI”
VOL 81
“TAHAPAN MENDIDIK
ANAK”
Empat
puluh dua : Menanamkan Nilai Iman.
قال جندب بن جنادة رضي الله عنه:
))كنا مع
النبي صلى الله عليه وسلم ونحن فتيان حزاورة فتعلمنا الإيمان قبل أن نتعلم القرآن
ثم تعلمنا القرآن فازددنا به إيمانا، وأنتم اليوم تعلمون القرآن قبل الإيمان((
رواه ابن ماجه وصححه
Artinya
: Jundub bin Junadah –radhiyallahu ‘anhu– berkata : “Kami
telah bersama Nabi–shallallahu ‘alaihi wa sallam- ketika kami masih sangat
muda. Kami mempelajari iman sebelum belajar al-Quran, kemudian barulah kami
mempelajari al-Quran hingga bertambahlah keimanan kami karenanya”. (HR.
Ibn Majah, sohih).
KETERANGAN
:
Cara
mendidik anak usia dini di rentang usia 7 th adalah menanamkan disiplin,
kejujuran, kebiasaan baik dan yang terpenting adalah “menanamkan Iman kepada
Allah SWT, Iman kepada Nabi saw, kepada dosa-pahala, neraka-surga dan lain
sebagainya”.
Menanamkan
Iman saat rentang usia ini, jauh lebih penting dari yang lainnya,sebagaimana
yang disebutkan (dalam riwayat), bahwasanya yang termasuk dari petunjuk shahabat
dan juga Sunnah adalah “mengajarkan tauhid dulu kepada anak-anak sebelum
al-Quran”. Setelah bertambah umur barulah diajarkan al Qur'an kepada
mereka.
Pendidikan
aqidah adalah pondasi dasar, jika kuat pondasinya ini, maka kuat pula islamnya
ketika telah dewasa nanti. Anak pada usia 7 hingga 14 tahun diberkahi
dengan daya tangkap dan daya tiru yang luar biasa. Oleh
karena itu selain menanamkan iman,orangtua harus mendidik anak pada usia 7 – 14
tahun agar “menjauhkan dari perilaku syirik”, termasuk salah satunya
mempercayai atau bermain main dengan ramalan ramalan bintang dan sejenisnya.
Dilanjutkan pembiasaaan “bersyukur pada Allah s.w.t pada saat kondisi
lapang maupun sulit” perlu ditanamkan pada usia ini.
Juga
pembiasaan “mendirikan sholat fardhu” dan tidak boros dalam mempergunakan harta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar