Minggu, 31 Maret 2019

Tahapan Mendidik Anak (42)


“INSPIRASI PAGI”
VOL 81
“TAHAPAN MENDIDIK ANAK”


Empat puluh dua : Menanamkan Nilai Iman.

قال جندب بن جنادة رضي الله عنه:
))كنا مع النبي صلى الله عليه وسلم ونحن فتيان حزاورة فتعلمنا الإيمان قبل أن نتعلم القرآن ثم تعلمنا القرآن فازددنا به إيمانا، وأنتم اليوم تعلمون القرآن قبل الإيمان((
رواه ابن ماجه وصححه

Artinya : Jundub bin Junadah –radhiyallahu ‘anhu– berkata : “Kami telah bersama Nabi–shallallahu ‘alaihi wa sallam- ketika kami masih sangat muda. Kami mempelajari iman sebelum belajar al-Quran, kemudian barulah kami mempelajari al-Quran hingga bertambahlah keimanan kami karenanya”. (HR. Ibn Majah, sohih).

KETERANGAN :

Cara mendidik anak usia dini di rentang usia 7 th adalah menanamkan disiplin, kejujuran, kebiasaan baik dan yang terpenting adalah “menanamkan Iman kepada Allah SWT, Iman kepada Nabi saw, kepada dosa-pahala, neraka-surga dan lain sebagainya”.
Menanamkan Iman saat rentang usia ini, jauh lebih penting dari yang lainnya,sebagaimana yang disebutkan (dalam riwayat), bahwasanya yang termasuk dari petunjuk shahabat dan juga Sunnah adalah “mengajarkan tauhid dulu kepada anak-anak sebelum al-Quran”. Setelah bertambah umur barulah  diajarkan al Qur'an kepada mereka. 

Pendidikan aqidah adalah pondasi dasar, jika kuat pondasinya ini, maka kuat pula islamnya ketika telah dewasa nanti.  Anak pada usia 7 hingga 14 tahun diberkahi dengan daya tangkap dan daya tiru yang luar biasa. Oleh karena itu selain menanamkan iman,orangtua harus mendidik anak pada usia 7 – 14 tahun agar “menjauhkan dari perilaku syirik”, termasuk salah satunya mempercayai atau bermain main dengan ramalan ramalan bintang dan sejenisnya. Dilanjutkan  pembiasaaan “bersyukur pada Allah s.w.t pada saat kondisi lapang maupun sulit” perlu ditanamkan pada usia ini.

Juga pembiasaan “mendirikan sholat fardhu” dan tidak boros dalam mempergunakan harta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar