Senin, 01 April 2019

Tahapan Mendidik Anak (45)


“INSPIRASI PAGI”
VOL 84
“TAHAPAN MENDIDIK ANAK”


Empat puluh lima : Doa Untuk Yang Baru dikaruniai anak.

))بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي المَوهُوبِ لَكَ , وَشَكَرْتَ الوَاهِبَ , وَبَلَغَ أَشُدَّهُ , وَرُزِقْتَ بِرَّهُ((

Artinya : “Semoga Allah memberkahi anak yang dianugerahkan kepadamu, semoga kamu bisa mensyukuri Sang Pemberi (Allah), semoga cepat besar dan dewasa, dan engkau mendapatkan baktinya si anak”. [an-Nawawi dalam al-Majmu’ (8/443), atau dalam al-Azkar (hlm. 289)].

KETERANGAN :

Anak merupakan anugerah terindah dari Allah swt bagi kedua orangtuanya, keluarga dan seluruh kerabat. Banyak orang menyambutnya dengan riang gembira.  Dalam kegembiraan ini, seharusnya jangan lupa syukurnya kepada Sang pemberi nikmat. Islam sebagai agama yang sempurna mengajarkan sebuah doa sekaligus ungkapan syukur atas terlahirnya seorang bayi. 
Doa itu ialah 
))بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي المَوهُوبِ لَكَ , وَشَكَرْتَ الوَاهِبَ , وَبَلَغَ أَشُدَّهُ , وَرُزِقْتَ بِرَّهُ((



Doa ini memberikan makna yang begitu dalam. Ada empat makna yang terkandung didalamnya, yakni:

Pertama,  memohon keberkahan untuk si bayi.
Kedua, mendoakan orangtuanya agar bisa bersyukur dengan nikmat tersebut.
Ketiga, mendoakan agar si bayi bisa sehat tumbuh hingga dewasa.
Keempat, memuat doa agar si bayi kelak menjadi anak yang sholeh, berguna untuk orangtuanya. 

Jika doa ini diijabai oleh Allah maka sungguh sempurna kehidupan si bayi dan orangtuanya.  Doa ini bisa kita bacakan kepada saudara, kawan, kerabat atau siapapun yang baru mendapatkan anugerah dilahirkan untuknya anak keturunan. Hal ini menunjukkan bahwa proses pendidikan anak itu dimulai semenjak anak baru dilahirkan, atau bahkan mungkin jauh sebelum itu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar