“INSPIRASI PAGI”
VOL 88
“TAHAPAN MENDIDIK
ANAK”
Empatpuluh
Sembilan : Bapak Juga Merawat Anak.
Dari
shahabiyah Ummu Khalid bintu Khalid radhiyallahu ‘anha :
أُتِيَ
النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِثِيَابٍ فِيهَا خَمِيصَةٌ
سَوْدَاءُ صَغِيرَةٌ فَقَال:َ "مَنْ تَرَوْنَ أَنْ نَكْسُوَ هَذِهِ؟"
فَسَكَتَ الْقَوْمُ
قَالَ:
ائْتُونِي بِأُمِّ خَالِدٍ فَأُتِيَ بِهَا تُحْمَلُ فَأَخَذَ الْخَمِيصَةَ بِيَدِهِ
فَأَلْبَسَهَا
وَقَال:َ "أَبْلِي وَأَخْلِقِي "وَكَانَ
فِيهَا عَلَمٌ أَخْضَرُ أَوْ أَصْفَرُ
فَقَالَ: " يَا أُمَّ خَالِدٍ هَذَا سَنَاهْ"
Artinya : “Didatangkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
sebuah baju gamis kecil berwarna hijau. Lalu beliau bertanya, “Menurut
kalian siapa yang (cocok) memakainya?”.
Para shahabat terdiam. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa
sallam berkata, “Datangkan kemari Ummu Kholid”.
Lalu
aku pun dibawa sambil digendong. “Kemudian beliau mengambil gamis tersebut dengan
tangannya dan memakaikannya”. Beliau kemudian berkata, “Mudah-mudahan (bajunya)
awet.” Pada baju tersebut ada hiasan garis berwarna hijau atau kuning. Beliau
shallallahu ‘alaihi wa sallam juga berkata, “Wahai Ummu Khalid, ini bagus” .
(HR. Bukhari no. 5823)
KETERANGAN
:
Dalam
hadits ini, Rosulullah saw mencontohkan, bahwa sebagai seorang bapak, beliau
juga bisa berperan menjadi ibu dari anak. Maksudnya, beliau juga
mengerjakan pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh istrinya, namun beliau
kerjakan dengan sendiri. Merawat anak, memakaikan pakaian , menghiasi dan lain
sebagainya, merupakan tugas ibu, namun Rosulullah saw mampu membereskan semua
tugas ini. Begitu halnya dengan kita sebagai seorang ayah, maka hendaknya
juga tidak malu malu membantu istri dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga
dan merawat anak. Hal Tidak merupakan aib, justru ini adalah perbuatan yang
mulia lagi terpuji.
Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam demikian perhatian kepada anak-anak, sampai
beliau pun mengerti kepada siapa baju tersebut bagus dikenakan. Demikian
pula beliau sangat penyayang kepada anak-anak,terbukti pada hadits ini beliau
shallallahu ‘alaihi wa sallam memuji Ummu Khalid dengan bahasa daerah asalnya,
yaitu bahasa Habasyah (Etiopia) dengan mengatakan (هَذَا سَنَاهْ).
Ini
hendaknya menjadi perhatian kita, bahwa di antara _kiat mendekatkan diri kepada
anak-anak adalah dengan menggunakan bahasa yang biasa mereka gunakan atau
bahasa yang mereka pahami.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar