“INSPIRASI PAGI”
VOL 62
“TAHAPAN MENDIDIK
ANAK”
Ke
Duapuluh tiga : Anak Adalah Generasi Penerus
إِنَّ
أَطْيَبَ مَا أَكَلَ الرَّجُلُ مِنْ كَسْبِهِ، وَ إِنَّ وَلَدَهُ مِنْ كَسْبِهِ
Artinya : “Sesungguhnya sebaik-baik yang dimakan oleh seseorang
adalah makanan yang dihasilkan dari usahanya sendiri.Dan sesungguhnya anak itu
termasuk dari usahanya”. [HR.Abu Dawud (II/108), An-Nasa’i (II/211), At-Tirmidzi
(II/287), Ad-Darimi (II/247), Ibnu Majah (II/2-430)].
KETERANGAN
:
Kehadiran
anak di tengah-tengah keluarga merupakan amanah yang sangat besar bagi kedua
orang tuanya. Oleh karenanya, para orang tua dituntut untuk senantiasa
memperhatikan perkembangan jasmani dan rohani sang buah hati.
Suami
dan istri haruslah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk memelihara
keluarganya, dalam hal ini adalah anak-anaknya yang akan menjadi generasi
penerus mereka kelak. Sebab anak merupakan usaha orang tuanya, yang dapat
menjadi “simpanan” di akhirat, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa
sallam diatas.
Usia
anak-anak terbagi ke dalam dua tahapan hingga mencapai masa baligh-nya:
1. Tahapan sebelum tamyiz
2.
Tahapan sesudah
tamyiz.
Tamyiz
adalah masa dimana anak-anak telah dapat membedakan sesuatu dengan baik, mana
yang baik untuk dirinya dan mana yang buruk atau berbahaya bagi dirinya.
Metode pendidikan terbaik bagi anak dalam usia sebelum tamyiz dan sesudah
tamyiz adalah dengan jalan mendengar dan menyimak.
Karena
pada usia tersebut, seorang anak memiliki ingatan yang amat kuat terhadap
segala hal yang dilihat dan didengarnya. Itulah sebabnya, anak-anak pada zaman
dahulu diketahui memiliki hafalan yang luar biasa, sebut saja seperti Imam
Asy-Syafi’i, Imam Bukhari, dan yang lainnya.
Sebagai orang tua yang masih
memiliki anak di usia kecil maka mari kita perbanyak memperdengarkan
lantunan lantunan al Qur'an kepada si anak, karena usia inilah usia yang mudah
bagi anak untuk menghafal. Sehingga jika kebiasaan mendengarkan ini kita
lazimi, insya Allah anak tumbuh dengan membawa hafalan yang kuat dalam
memorinya. Dan kita mempunyai generasi penerus yang ahli Qur'an. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar