Senin, 25 Maret 2019

Tahapan Mendidik Anak (38)


“INSPIRASI PAGI”
VOL 77
“TAHAPAN MENDIDIK ANAK”
  


Ketigapuluh Delapan : Sunnah Dihari Kelahiran Anak.


عن أبي موسى - رضي الله عنه - قال:
)وُلد لي غلامٌ، فأتيت به النبي - صلى الله عليه وسلم - فسمَّاه إبراهيم، فحنَّكه بتمرٍ، ودعا له بالبركة، ودفعه إليَّ(
رواه البخاري

Artinya : Dari Abu Musa Radhiallohu anhu beliau berkata: Aku dikaruniai seorang anak, maka akupun membawanya ke Rasulullah sallallohu alaihi wasallam, beliaupun memberinya nama Ibrahim, kemudian mentahniknya dengan kurma, dan mendoakan keberkahan untuknya serta memberikannya kepadaku”. (HR. Al Bukhari ).

KETERANGAN :

Ada tiga sunnah yang beliau ajarkan kepada umatnya dalam merawat bayi:

Ø Pertama memberi nama yang baik
Ø Kedua mentahnik 
Ø Ketiga mendoakan keberkahan. 

Sunnah RosuluLlah saw di hari pertama kelahiran ialah “mentahnik bayi”. Cara mentahnik adalah orang yang mentahnik mengunyah kurma hingga agak cair dan mudah ditelan, lalu ia membuka mulut si bayi, lalu ia menggosokkan kunyahan kurma tadi di langit-langit mulutnya sehingga si bayi akan mencernanya ke dalam kerongkongannya. Hendaknya yang melakukan tahnik adalah orang sholih sehingga bisa diminta do’a keberkahannya, terserah yang mentahnik tersebut laki-laki atau perempuan. Jika orang sholih tersebut tidak hadir, maka hendaklah bayi tersebut yang didatangkan ke orang sholih tersebut.

Di samping mentahnik, penjelasan di atas juga menunjukkan setelah ditahnik hendaknya orang yang mentahnik mendoakan keberkahan pada si bayi. Yang dimaksud keberkahan adalah tetapnya dan bertambahnya kebaikan.

Do’a keberkahan di sini seperti do’a : 

Allahumma baarik fiih (Ya Allah, berkahilah dia), atau boleh pula dengan do’a keberkahan lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar